Minggu, Februari 21, 2021
More
    Beranda Daily Hack 3 Macam Tidur dan Seberapa Banyak Kamu Membutuhkannya

    3 Macam Tidur dan Seberapa Banyak Kamu Membutuhkannya

    Pentingnya mengetahui seberapa lama waktu tidur yang kita butuhkan

    -

    Jika sobat ingin mendapatkan tidur yang cukup, disarankan untuk tidur selama tujuh hingga sembilan sehari untuk orang dewasa.

    Jika dihitung secara keseluruhan, kita menghabiskan sepertiga waktu dari hidup kita hanya untuk tidur.

    Walaupun terlihat seperti memakan banyak waktu, pikiran dan tubuh sobat sebenarnya sangat sibuk selama waktu tidur. Sehingga sobat bisa menjadi produktif, energik, dan lebih segar saat sobat bangun.

    Ada lima taham tidur yang berjalan selama non-rapid eye movement (NREM) dan rapid eye movement (REM). Tahap tersebut meliputi rasa kantuk, tidur ringan, tidur sedang hingga nyenyak, tidur lelap, dan mimpi.

    Para ahli merekomendasikan agar orang dewasa tidur selama 7 sampai 9 jam per malam.

    Tahapan Tidur

    Cara Mendapatkan Tidur yang Berkualitas

    Dalam tahapan tidur, tidur tahap 1, 2, dan REM terdiri dari tidur ringan, sedangkan 3 dan 4 terdiri dari tidur nyenyak.

    Tahap 1

    Selama tahap 1 adalah peralihan dari sadar menjadi tertidur. Ini adalah tidur NREM ringan yang tidak berlangsung lama. Sobat mungkin akan mulai rileks dan mulai bermimpi, dan memungkinkan bergerak-gerak saat beralih ke tahap 2

    Tahap 2

    Tahap 2 dari siklus tidur masih berupa tidur ringan, tetapi sobat akan merasa tidur yang lebih nyenyak. Nafas dan detak jantung mulai melambat, dan otot sobat mulai rileks. Suhu tubuh juga mulai menurun dan gelombang otak menjadi kurang aktif.

    Tahap 3 dan 4

    Di tahap 3, sobat sudah mulai memasuki yang namanya tidur nyenyak, dan tahap 4 adalah tahapan tidur paling dalam. Selama tidur nyenyak, pernapasan, detak jantung, suhu tubuh, dan gelombang otak sobat akan bekerja pada kondisi paling minimal. Otot sobat manjadi sangat rileks, dan sobat menjadi sangat sulit untuk bangun.

    Tahap 4 dikenal sebagai tahap penyembuhan atau pemulihan, ketika pertumbuhan dan perbaikan jaringan berlangsung, hormon penting dilepaskan untuk melakukan tugasnya, dan energi sel pun dipulihkan.

    Tidur REM

    Siklus REM pertama sobat dimulai sekitar 90 menit setelah sobat tertidur dan berulang setiap 90 menit. Mata sobat bergerak cepat di belakang kelopak mata dan gelombang otak sobat terlihat mirip dengan orang yang sudah bangun. Nafas, detak jantung, dan tekanan darah sobat naik ke tingkat mendekati bangun.

    BACA JUGA:  5 Jenis Gangguan Tidur, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

    Tidur REM, sering disebut sebagai tahap 5, adalah saat sobat kemungkinan besar akan bermimpi.

    Lengan dan kaki sobat tidak dapat digerakkan sementara selama tahap ini untuk mencegah sobat secara fisik melakukan apa yang terjadi di dalam mimpi sobat.

    BACA JUGA:  Cara Alami Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh di Tengah Pandemi Covid-19

    Seberapa Lama Kita Harus Tidur Nyenyak (Deep Sleep)

    Pada umumnya orang dewasa, sekitar 13-23% dari tidur adalah tidur nyenyak (deep sleep). Jadi jika sobat tidur selama 8 jam semalam, itu kira-kira 62 hingga 110 menit.

    Namun, seiring bertambahnya usia, sobat akan membutuhkan lebih sedikit tidur nyenyak. Selama tidur nyenyak, berbagai fungsi berlangsung di pikiran dan tubuh, yaitu:

    • ingatan terkonsolidasi,
    • proses belajar dan emosi,
    • pemulihan fisik terjadi,
    • Kadar gula darah dan metabolisme seimbang,
    • sistem kekebalan diberi energi,
    • otak mendetoksifikasi.

    Tanpa tidur nyenyak, fungsi-fungsi ini tidak dapat berlangsung dan gejala kurang tidur akan muncul .

    Di sisi lain, tampaknya tidak ada yang namanya terlalu banyak tidur nyenyak.

    Seberapa Lama Tidur REM (REM Sleep) yang Dibutuhkan

    Meskipun tidak ada konsensus resmi tentang berapa banyak tidur REM yang harus sobat dapatkan, mimpi adalah yang paling umum selama tahap ini. Para ahli percaya bahwa bermimpi membantu sobat memproses emosi dan memperkuat ingatan tertentu.

    Untuk kebanyakan orang dewasa, REM membutuhkan waktu sekitar 20 sampai 25 persen tidur, dan ini tampaknya sehat selama siklus tidur rata-rata. Namun, penelitian tentang tidur memunculkan beberapa pertanyaan menarik. Satu studi terbaru menunjukkan bahwa jumlah tidur REM yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan depresi. Tapi jangan membuat perubahan tiba-tiba dalam kebiasaan tidur sobat.

    Seberapa Lama Tidur Ringan (Light Sleep) yang Dibutuhkan

    Meskipun para ilmuwan tidur percaya bahwa tidur ringan itu baik, tidak ada batasan minimum yang harus dipenuhi. Tidur ringan biasanya merupakan tahap umum, yang hampir tidak mungkin dihindari jika sobat tertidur.

    Namun, terlalu banyak tidur secara keseluruhan dapat berakibat timbulnya penyakit lain, seperti obesitas, depresi, nyeri, penyakit jantung, dan bahkan peningkatan risiko kematian.


    Bagaimana Cara Meningkatkan Tidur Nyenyak

    Jika sobat tidur sekitar 8 jam tetapi terus berputar-putar sepanjang malam, sobat mungkin tidak cukup tidur nyenyak.

    BACA JUGA:  Apa itu Tidur Nyenyak dan Kenapa itu Penting?

    Tidak mungkin memaksa otak untuk tidur nyenyak, tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan persentase tidur nyenyak sobat, seperti berikut ini:

    • Kurangi stres,
    • Lakukan ritual dan rutinitas tidur,
    • Gunakan masker mata untuk membantu menghalangi cahaya,
    • Tidur di ruangan yang sejuk,
    • Berolahraga,
    • Makan makanan yang sehat,
    • Gelombang otak entrainment,
    • Meditasi.

    Meskipun masih baru, sejumlah pelacak tidur (sleep tracker) yang tersedia dapat membantu sobat melacak pola tidur dan melihat seberapa banyak tidur ringan, REM, dan tidur nyenyak yang sobat dapatkan.

    Penyebab Rasa Lelah Ketika Bangun

    Menurut American Sleep Apnea Association, sobat seharusnya merasa segar saat bangun, tetapi banyak orang juga tidak.

    Jika sobat tidur selama 7 hingga 9 jam setiap malam, tetapi hanya 10 persennya adalah tidur nyenyak, yang berarti sobat tidak mendapatkan 90 menit yang dibutuhkan untuk tidur nyenyak dan mungkin masih merasa lelah setiap hari. Studi tidur dapat membantu sobat mengetahui apa yang sedang terjadi.

    Ada sejumlah kemungkinan penyebab yang mungkin ingin sobat diskusikan dengan dokter, seperti:

    • gangguan tidur umum,
    • apnea tidur obstruktif,
    • tidak cukup tidur,
    • terlalu banyak tidur,
    • kondisi kesehatan lain yang menyebabkan kelelahan.

    Dampak Kurang Tidur pada Tubuh

    Ilmuwan mengatakan bahwa kualitas tidur sama pentingnya dengan kesehatan seperti halnya makanan dan minum. Ini membantu sobat untuk bertahan dan berkembang. Beberapa efek samping dari kurang tidur meliputi:

    • masalah memori ingatan,
    • sering terjadi perubahan mood,
    • kekebalan yang melemah,
    • kesulitan berkonsentrasi,
    • waktu respons yang buruk dan peningkatan risiko kecelakaan,
    • tekanan darah tinggi,
    • penambahan berat badan,
    • risiko diabetes,
    • dorongan seks rendah,
    • risiko penyakit jantung,
    • keseimbangan yang buruk,
    • penuaan dini.
    BACA JUGA:  Kalkulator Tidur, Cara Mendapatkan Tidur yang Berkualitas

    Akhir Kata

    Para ilmuwan setuju bahwa tidur itu penting untuk kesehatan, dan tahap 1 sampai 4 dan tidur REM semuanya penting, tidur nyenyak adalah yang paling penting dari semuanya untuk merasa istirahat, rileks dan tetap sehat.

    Rata-rata orang dewasa yang sehat mendapatkan sekitar 1 hingga 2 jam, atau sekitar 90 menit tidur nyenyak per 8 jam tidur malam. Ada berbagai cara untuk mengukur apakah sobat tidur dengan benar, mulai dari pelacak tidur pribadi hingga studi tidur.

    Jika sobat sering terbangun dengan rasa lelah, sebaiknya bicarakan dengan Dokter untuk lebih jelas permasalahannya.

    3 Macam Tidur dan Seberapa Banyak Kamu Membutuhkannya
    Arihttp://virusehat.com
    Seorang pengangguran yang mencoba berguna dengan menularkan cara bagaimana melakukan gaya hidup sehat. Serta menyadarkan pembaca bahwa sehat itu mudah.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Must Read

    3 Macam Tidur dan Seberapa Banyak Kamu Membutuhkannya